anti israel flag
MAUKAH ANDA DIBAYAR HANYA DENGAN MENGKLIK IKLAN DAN NGELIATIN IKLANNYA SELAMA BEBERAPA DETIK? TANPA SYARAT, TANPA ANCAMAN, TANPA TIPUAN... BERGABUNGLAH DI KLIKRUPIAH, KLIKAJADEH, NGEBUX atau ARA-BUX !!! KALAU MAU MAKSIMAL, GABUNG SAJA DENGAN KEEMPAT-EMPATNYA!

Friday, May 22, 2009

Misteri Hantu Ayu Di Toilet Sarinah!!!


Sebuah toilet wanita di lantai 5 pertokoan Sarinah, di jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, disebut-sebut berhantu! Cewek, pakaiannya putih-putih, wajah oke punya (cantik malah!)... Untungnya, dia bukan arwah usil yang suka mengganggu. Hanya numpang lewat. Mungkin, kangen kepada masa lalu sewaktu masih hidup dan bekerja disitu!

Seorang penjaga toko (yang tak mau disebutkan identitasnya) yang bekerja sejak tahun 1990 bilang bahwa hantu cantik itu rupanya adalah bekas penjaga toko, rekannya sendiri! Namanya Ayu, yang memang berparas cantik. Pada tahun 1994, ketika usianya 24 tahun, Ayu menghilang dan beberapa hari tak masuk kerja. Dicari di tempat kosnya di daerah Kebon Kacang, Ayu ditemukan telah terkapar. Badannya membiru. Obat nyamuk merenggut nyawanya. Dia pilih bunuh diri, karena putus cinta, si pacar raib entah kemana.

Mungkin karena belum berpamitan, arwah Ayu diyakini gentayangan di seputar toko, dan menampakkan diri di toilet wanita. Sejumlah teman mengklaim pernah disatroni hantu ramah ini. Karena dugaan itu, seminggu setelah kematian Ayu, seluruh rekan mengadakan doa selamatan agar Ayu tenang di alam baka. Setelah itu, Ayu tak lagi pernah muncul. Dan rekan-rekannya tak takut untuk pergi ke toilet lagi.

Anehnya, justru setelah hantu Ayu tak muncul lagi, di lua berkembang aneka cerita seram. Ada yang bilang, perna ditampaki setan yang bisa terbang segala!



Wednesday, May 13, 2009

Tawon, Mobil Nasional Berharga 48 Juta Rupiah!!!


PT Super Gasindo Indonesia Jaya (GIJ), ternyata tidak sembarangan memberikan nama Tawon pada mobil lokal produksinya.

Menurut CEO GIJ, Koentjoro Njoto, mobil tersebut dinamakan Tawon karena filosofinya, Tawon itu rajin bekerja.

"Bayangkan saja, pagi-pagi sudah bekerja," paparnya di sela-sela Pameran Produksi Indonesia (PPI) di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (13/5/2009).

Selain itu, tambah Koentjoro, Tawon memiliki komunikasi yang sangat tinggi antar sesamanya. Serta hanya mau bersarang di tempat yang bersih.

Tawon pun menghasilkan produk yang berdayaguna seperti madu, serta dengan sengatnya, membuat Tawon tidak mudah diganggu.

Mobil yang diproduksi di Rangkasbitung, Banten ini, menggunakan bahan bakar gas CNG, jadi sudah memenuhi standarisasi Euro III, sehingga ramah lingkungan.

Berkapasitas 650 cc, 4 percepatan manual, dapat dipacu hingga kecepatan 100 km/ jam. "Ini sudah di tes jalan ke Bandung," ujar Koentjoro, seraya menyatakan, konsumsi gasnya 1kg untuk 20 km.

Tawon yang mulai dikembangkan sejak tahun 2007, dan diproduksi sejak tahun 2008 lalu, di targetkan produksinya sebanyak 600 unit per bulan.

Mobil nasional yang sudah mengandung 90% kandungan lokal ini pun, dijual dengan harga Rp 48 juta On The Road.

Konsumen yang ingin memilikinya, bisa memesan warna bodi maupun interiornya secara custom. "Sesuai dengan keinginan mereka, kita siapkan," ujar Koentjoro.

Tawon, yang memiliki lokasi pabrik di Rangkas Bitung, Banten ini, akan dipasarkan untuk kendaraan komersil "Kita coba sasarkan untuk mengganti Bajaj," ujar Koentjoro.


Sumber : www.detik.com

Friday, May 8, 2009

ABG Masturbasi Pake Ketimun Terus Ketinggalan Di Vagina!!!


Seorang wanita remaja berusia belasan tahun dikabarkan dilarikan ke rumah sakit di Tanjungpinang. Di dalam kemaluan gadis itu disebut tertinggal potongan mentimun setelah dia melakukan masturbasi.

Tapi, informasi tersebut belum bisa dibuktikan kebenarannya. Informasi yang diterima, gadis tersebut dirujuk dari Puskesmas yang ada di Ranai setelah mentimun yang dia gunakan untuk masturbasi, patah dan tertinggal di dalam kemaluan si gadis, Kamis lalu.

Penelusuran yang di lakukan di dua rumah sakit yang ada di Tanjungpinang, tidak ditemukan Juwita, nama remaja berusia 17 tahun yang katanya mengalami peristiwa tragis itu. Baik di RSAL Midiyato maupun di RSUD Tanjungpinang, tidak terdapat pasien bernama itu.

Isyu soal tertinggalnya mentimun dalam kemaluan gadis tersebut, santer dan menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat Ranai, Natuna. Kabar itu bahkan menjadi buruan liputan bagi wartawan yang ada di sana.

Icha, wartawati Natuna Tv misalnya. Ketika dihubungi, Minggu (26/4) kemarin, dia mengaku mendapat informasi itu beberapa hari lalu. Katanya, kejadian menghebohkan sudah berlangsung cukup lama, sebulan yang lalu.

“Informasinya simpang siur,” kata Icha.

Berita yang dia dapat ada dua versi. Versi pertama menyebut, gadis yang katanya tinggal di Bunguran Tengah Ranai itu melakukan masturbasi dengan menggunakan mentimun. Buah mentimun itu kemudian patah, dan tertinggal di dalam kemaluan. Si gadis lantas dilarikan ke puskesmas yang adai di Ranai, dan kemudian dirujuk ke rumah sakit yang ada di Tanjungpinang lantaran tak sanggup memberikan penanganan.

Versi ke dua, kejadian itu berlangsung atas peran serta pacar sang gadis. Setelah melakukan hubungan badan dengan pacarnya, si gadis kemudian takut hamil. Sampai akhirnya tercetus ide dari sang pacar untuk melakukan tindakan yang diharapkan tidak terjadi pembuahan dalam rahim.
Lalu sang kekasih mengusulkan menggunakan buah mentimun. Buah berbentuk bulat lonjong itu lantas dibentuk menyerupai kelamin pria yang selanjutnya dimasukkan ke kemaluan si gadis. Waktu berada di dalam dan akan mencabutnya, kemaluan patah.

“Tapi sampai sekarang belum diketahui kebenarannya,” kata Icha.

Wartawati Natuna Tv ini bahkan tidak mengetahui pasti status pelajar gadis tersebut. Katanya, ada informasi yang mengatakan gadis itu berstatus pelajar SMP. Tapi ada pula yang menyebut dia duduk di bangku sekolah menengah atas.



Sumber : www.ramerameblog.wordpress.com



DOWNLOAD VIDEO (FLV & MP4)

Hati-Hati! Cracker Menyusup Masuk Windows 7 RC!!!


Kehadiran Windows 7 Release Candidate (RC) ternyata bukan hanya menjadi kabar gembira bagi para pecinta Windows, cracker pun menyambutnya dengan sukacita.

Di tengah antusiasme user untuk mencicipi versi uji coba terbaru dari Windows 7, cracker menggunakan kesempatan tersebut untuk melancarkan serangan.

"Sangat penting bagi konsumen untuk mendapatkan kopian Windows dari sumber terpercaya," ujar Joe Williams, General Manager Worldwide Genuine Windows, seperti dikutip detikINET dari AFP, Jumat (8/5/2009).

Dalam situs resmi Microsoft Williams mengungkapkan, "Dalam beberapa hari terakhir, kami melihat distribusi ilegal Windows 7 RC. Ini merupakan trik yang dirancang untuk menjebak user dengan malware."

Versi RC1 kemungkinan adalah tahap terakhir sebelum versi finalnya diluncurkan. Windows 7 akan menjadi penerus Vista yang selama ini banyak menuai keluhan dari pengguna. 

Di Windows 7 ditautkan teknologi anti pembajakan untuk menghalangi penyebaran sistem operasi ilegal. Nantinya pop-up box akan memberi peringatan ketika kopian software ilegal terdeteksi di komputer.

Selama ini Microsoft memang gerah menghadapi pembajakan software yang merajalela. Menurut mereka, ekonomi dunia mengalami kerugian lebih dari US$45 miliar per tahun akibat pembajakan.

Dari hasil riset Microsoft terungkap pula bahwa 1/3 customer perusahaan di dunia menggunakan Windows bajakan.

"Banyak kasus di mana user ingin membeli software asli dan yakin mereka telah menggunakan software asli, tapi nyatanya mereka adalah korban dari pembajakan software," tandas Williams.


Sumber : www.detik.com


Inilah Keanehan-Keanehan Dalam Kasus Penahanan Antasari Azhar!!!


Pemberitaan mengenai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Antasari Azhar yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PBR) dalam waktu sepekan terakhir selalu ditempatkan di halam muka media cetak. 

Demikian pula dalam pemberitaan di media elektronik. Bahkan salah satu televisi swasta nasional membuat logo khusus dalam penayangan pemberitaan kasus yang menimpa orang yang dikenal sebagai "pendekar pemberantas korupsi" tersebut.

Pada sisi lain, muncul sejumlah keluhan yang, antara lain, menyebut bahwa pemberitaan kasus itu mengarah pada pembunuhan karakter orang yang selama ini memiliki prestasi sangat dalam mengungkap praktik korupsi di tanah air.

Maraknya berita soal Antasari bisa disebut dimulai ketika sejumlah wartawan mendapat sms dari nomor tidak dikenal yang isinya: Ass.ww ibu negara yth. pelaku penembakan Nasrudin Direktur anak perusahaan RNI telah ditangkap dan mengaku dibayar Antasari, mohon pemerintah segera mengumumkan dan segera menangkap Ketua KPK.

Pesan singkat itu diterima wartawan pada Kamis (30/4). Esok harinya, pemberitaan soal itu mulai menghiasi media massa, tanpa kecuali.

Media massa, pada hari pertama berita besar itu beredar mendapat "umpan" baru, yaitu ketika Kejaksaan Agung mengumumkan kepada pers mengenai status Antasari Azhar yang menjadi tersangka dalam kasus itu. Disebutkan, status itu diperoleh dari surat Badan Reserse dan Kriminal Polri.

Saat itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Jasman Pandjaitan menyebutkan, surat dari Mabes Polri itu bersifat rahasia. Sejumlah wartawan "berkasak-kusuk" mengenai surat rahasia yang isinya diumumkan secara terbuka tersebut.

Surat itu oleh Kejaksaan dijadikan dasar untuk melakukan pencekalan terhadap Antasari Azhar.

Biasanya, pengumuman status tersangka merupakan kewenangan dari kepolisian. Bagi wartawan yang biasa meliput kasus hukum, ini merupakan keanehan kedua setelah sms dari orang tidak dikenal.

Menurut peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Febri Diansyah, pengumuman penetapan sebagai tersangka itu merupakan kewenangan penyidik, yaitu polisi. 

Sebelum pengumuman itu, sejumlah petinggi Mabes Polri datang ke kantor Jaksa Agung Hendarman Supandji, Jumat (1/5) pagi.

Tapi, semua pejabat kejaksaan melakukan gerakan tutup mulut saat ditanya mengenai pertemuan tersebut.

Kejaksaan juga tutup mulut ketika wartawan bertanya dasar hukum atau pun alasan yang membuat korps penuntut itu mendahului polisi dalam hal penetapan status tersangka kepada Antasari.

Pada pengumuman Jumat itu, Jasman Pandjaitan menyatakan, penyidik Polri saat itu sudah melakukan penyidikan terhadap pembunuhan berencana Nasrudin yang terjadi di Tangerang pada 14 Maret 2009. Dalam pengumuman itu juga disebutkan nama AA sebagai aktor intelektual pembuhan tersebut.

Ketika wartawan merasakan suasana kehati-hatian Polri dalam kasus ini, isu terus berkembang dengan bahan baru yang menyebutkan adanya kasus asmara yang melatarbelakangi pembunuhan tersebut.

Muncul nama Rhani Juliani, gadis pendamping (caddy) di Lapangan Golf Modernland, Tangerang, yang disebut-sebut memiliki kaitan dengan Antasari dan Nasrudin. 

Akhirnya kepolisian pada Senin (4/5) atau tiga hari setelah pengumuman di Kejaksaan Agung, menetapkan status Antasari Azhar sebagai tersangka. 

Namun, tidak ada keterangan mengenai motif motif dari pembunuhan itu.

Pengumuman itu dilakukan pada siang hari, setelah pada pagi harinya polisi memeriksa Antasari. 

Antasari Azhar pun harus ditahan di Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya. Dia diancam hukuman pidana seumur hidup karena dikenai Pasal 340 KUHP mengenai pembunuhan berencana.

Pemberitaan soal Antasari Azhar terus membesar. 



Bantah pertemuan

Sementara itu, Jaksa Agung Hendarman Supandji membantah adanya pertemuan khusus menjelang penahanan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar.

"Enggak," katanya ketika dikonfirmasi ada tidaknya pertemuan khusus itu. Dia hanya menjawab singkat seperti itu ketika ditemui seusai mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Perkara Perselisihan Hasil Pemilu di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis.

Yang dibantah itu menyebutkan, sebelum penahanan terhadap Antasari, sempat digelar pertemuan dengan sejumlah pihak terkait kasus dugaan pembunuhan terhadap Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen. 

Jaksa Agung kemudian menyatakan, kejaksaan sudah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari pihak kepolisian.

"Saya hanya menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan. Karena `locus delictie` (tempat kejadian) perkara itu ada di wilayah Kejati Banten, maka saya minta untuk ditunjuk jaksa pada Kejati Banten," katanya.

Ketika ditanya wartawan mengenai sikap kejaksaan yang mengumumkan Antasari Azhar sebagai tersangka mendahului pernyataan kepolisian sebagai bentuk rivalitas dengan KPK, Jaksa Agung menjawabnya, "kalau membalas, itu kan dipukul lalu membalas mukul, ini tidak ada," katanya.

Ia juga menyatakan, pengumuman kejaksaan mengenai status Antasari Azhar sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan itu karena ditanya wartawan.

Keterangan Jaksa Agung itu bertentangan dengan fakta jumpa pers pada Jumat (1/5). Ketika itu, nama AA yang disebut sebagai aktor intelektual keluar dari mulut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Jasman Pandjaitan. 

Saat itu, Jasman sedang mengumumkan surat rahasia Polri yang diterima Kejaksaan Agung. Jadi bukan pada saat tanya jawab dengan wartawan.

Pengacara Juniver Girsang SH, yang menjadi para pembela Antasari Azhar, mengatakan, ada skenario besar di balik kasus pembunuhan Nasarudin Zulkarnain.

"Ada pihak lain yang ingin mengarahkan agar Antasari jadi tersangka," kata Jurniver Girsang.

Dia mengatakan, pemberitaan tentang Antasari menyangkut kasus pembunuhan Nasarudin itu dianggap berlebihan sehingga terkadang mendahului penyidik dan ada pula yang menyebutkan Antasari menjadi tersangka.

Menurut Girsang, tidak tertutup kemungkinan dalam kasus tersebut Antasari diarahkan sebagai tersangka karena ia sering mengungkap kasus korupsi dengan skala besar.

Kuasa hukum Ari Yusuf Amir menyesalkan sikap kejaksaan yang mengumumkan status kliennya sebagai tersangka. 

"Kita menyesalkan sikap kejaksaan, karena itu bukan kewenangannya," katanya kepada ANTARA. 

Ia mengatakan, sikap kejaksaan itu terlalu cepat menyimpulkan. 



Masyarakat curiga

Penetapan status tersangka kepada Antasari Azhar itu juga menjadi tanda tanya dari anggota masyarakat. 

"Saya tidak percaya dengan tuduhan terhadap Antasari Azhar, dia kan sedang gigihnya melawan korupsi. Tentunya dia banyak musuhnya," kata salah seorang warga yang sengaja datang ke Polda Metro Jaya saat menjelang pemeriksaan terhadap Antasari Azhar. 

Keluarga Antasari Azhar juga menyatakan ketidakpercayaan atas tuduhan itu. 

"Saya yakin seratus persen, tidak mungkin Antasari Azhar berbuat sebodoh itu," kata Ariman Azhar, kakak kandung Antasari Azhar.

Ia menjelaskan adik kandungnya itu memiliki dua anak perempuan, yang sudah menjadi dokter hingga tidak mungkin melakukan tindakan seperti itu.

Ketika ditanya apakah dalam kasus itu, adik kandungnya menjadi korban konspirasi, dia menjawab "No comment".

Hal senada dikatakan rekan Antasari Azhar bernama Yuniar. Rekan ketika saat sama-sama mengambil program S2, Yuniar yang mengatakan dirinya tidak percaya dengan yang disangkakan terhadap rekannya tersebut.

"Saya tidak percaya. Ini ada konspirasi. Apalagi dia jadi Ketua KPK banyak kasus korupsi yang ditangani. Saya tahu pribadi dia," kata rekan kuliah S2 Antasari itu.




Dunia Mengabarkan Penahanan Antasari Azhar!!!


Selain menjadi berita utama pers dalam negeri, kabar penetapan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi yang kini nonaktif, Antasari Azhar, menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan direktur satu BUMN, Nasrudin Zulkarnaen, juga diberitakan luas media internasional.

Harian Australia, The Sidney Morning Herald, hari ini, menurunkan judul "Indonesian anti-graft chief arrested for murder" (kepala lembaga anti korupsi Indonesia ditangkap karena pembunuhan), hampir sama dengan koran AS, Washington Post, yang merilis judul "Indonesia anti-corruption chief arrested in murder."

"Antasari Azhar yang memimpin serangkaian penyelidikan tingkat tinggi terhadap para pejabat dan lembaga pemerintah, telah menjadi tersangka namun membantah melakukan pelanggaran hukum," demikian Washington Post yang bersama harian Inggris, The Guardian, mengambil sumber sama dari Associated Press.

Indonesia, demikian The Post dan Guardian, menjadi salah satu negara paling korup di dunia, dan dengan janji pemberantasan korupsi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bisa memenangkan pemilu tahun 2004.

Dua koran ini melanjutkan, penangkapan para pejabat teras Indonesia oleh KPK telah mempertinggi peluang Yudhoyono untuk kembali terpilih pada Pemilihan Presiden Juli nanti.

Sementara itu mingguan Turki, Turkish Weekly, memberitakan Antasari telah ditetapkan menjadi tersangka karena kasus cinta segitiga yang berujung fatal dan karena satu plot pembunuhan yang dirancang intrik yang dibangun satu elite kekuasaan di Jakarta.

Dari Australia, koresponden Sidney Morning Herald di Jakarta, Tom Allard, mengutip sejumlah sumber, mengungkapkan bahwa Nasrudin telah memberi KPK informasi rinci mengenai kasus suap di perusahaannya sehingga dia mungkin dibunuh sejawatnya di perusahaan dan kemudian memasang perangkap terhadap Antasari.

Tom mewartakan, salah seorang eksekutor pembunuhan diketahui seorang warga Timor Timur yang pernah menjadi anggota milisi pro Indonesia dan sangat terlatih menembak. Selain itu, Tom menyebut hubungan Sigid Haryo Wibisono (SHW), komisaris Harian Merdeka, dengan Antasari.

"SHW adalah orang yang mempromosikan (Antasari) menjadi Ketua KPK. Dialah yang melobi DPR," lapor Tom mengutip Boyamin Saimin, teman Nasrudin. 

Koran negara tetangga Singapura, The Straits Times, juga menurunkan berita penetapan Antasari menjadi tersangka dengan judul setengah bertanya, "Love Triangle in Murder Case?" atau "Cinta Segitiga dalam Kasus Pembunuhan?"

Selain mengutipkan keterangan Polri mengenai status Antasari dan ancaman hukuman mati terhadapnya jika Antasari terbukti bersalah, The Straits Times juga menyinggung kemungkinan Ketua KPK ini telah dijebak akibat kasus-kasus hukum tingkat tinggi yang ditangani lembaga pimpinannya.

Kasus ini telah mengeruhkan kembali suhu politik menjelang Pemilihan Presiden Juli nanti dalam mana Presiden Yudhoyono gencar mengampanyekan platform anti korupsi yang keras demi terpilihnya lagi sebagai Presiden RI untuk kedua kali sekaligus masa jabatan terakhirnya, demikian Straits Times.




Wednesday, May 6, 2009

Cara Mudah Berinvestasi Dalam Bentuk Saham!!!


Seorang karyawan di sebuah perusahaan pers bercerita bahwa banyak orang terpelajar dan berduit di Indonesia yang masih "katrok" alias kampungan dalam mengelola kekuangan mereka.

"Mereka hanya tahu bahwa menanam uang dalam bentuk deposito merupakan pilihan yang utama, karena aman dan tak memerlukan banyak energi dalam pengelolaannya. Tapi mereka mengeluh karena hasilnya tak memuaskan," kata karyawan itu.

Bagi yang mau bersusah-susah, membangun rumah atau kamar kontrakan merupakan pilihan lain yang disukai banyak orang berduit. "Hasilnya agak lumayan tapi memerlukan pengelolaan yang agak merepotkan. Apalagi tak semua pengontrak bertabiat dan beritikat baik," katanya.

Nah, ada cara yang belum dilirik orang kebanyakan dalam memutar dana yang dimiliki, yakni berinvestasi dalam bentuk saham.

Ada sebuah buku yang bisa menuntun sesorang untuk memutar dana dengan berinvestasi atau berjual beli saham. Buku itu ditulis Ir Gregorius Sihombing MM dengan judul "Kaya dan Pinter Jadi Trader dan Investor Saham".

Ada empat poin penting yang menjadi bahasan dalam buku itu, yakni strategi membeli dan menjual saham, cara memilih broker, daftar perusahaan "blue chips" dan CEO handal serta tips dan trik transaksi saham "online".

Berjual beli saham sebagai salah satu aktivitas ekonomi memang tak bisa dilakukan setengah-setengah, dalam arti mencoba-coba. Perlu keseriusan dan komitmen kuat untuk mencemplungkan diri dalam dunia transaksi saham.

Hukum ekonomi yang paling prinsip juga berlaku di dunia ini: pilihan paling berisiko diganjar keuntungan yang paling besar sementara pilihan yang kurang berisiko akan mendapat imbalan yang kurang menguntungkan.

Jika seseorang tak mau ambil risiko dan ingin mendapat kepastian bahwa uang yang ditanam memberikan keuntungan, orang itu harus bertransaksi di saham "blue chips", alias saham dari perusahaan yang menjadi pemimpin di kelasnya seperti Telkom, Indosat, Astra International.

Jika mau dapat keuntungan yang lebih besar dari saham "blue chips", belilah saham lapis kedua, yang tentu saja berisiko rugilebih besar karena adanya gejolak pasar yang lebih besar pula. Saham lapis ketiga memberi keuntungan yang lebih besar lagi tapi dengan tingkat ketidakpastian lebih besar pula.

Tentu untuk terjun jadi investor saham perlu melakukan pengamatan yang cermat atas pergerakan harga saham yang selalu berubah dalam hitungan detik.

Karena dunia teknologi informasi telah demikian maju secara pesat, perdagangan saham pun telah mengikuti kecendengan umum, yakni jual-beli saham secara "online".

Penulis buku ini menyajikan uraian tentang jual-beli secara "online" dan keuntungannya dibanding transaksi saham secara manual dengan bahasa yang mudah dicerna bagi pembaca umum yang tak punya latar belakang pendidikan ekonomi sekali pun.

Bagi mereka yang awam soal jual-beli saham secara "online", Gregorius Sihombing menuntun dengan bahasan yang rinci dan mencoba meyakinkan bahwa dana yang digunakan untuk jual-beli saham secara "online" itu tak akan hilang atau raib dengan mudah. Ada sistem teknologi informasi yang memberikan jaminan bahwa data dan dana yang dimiliki seseorang tak akan dengan mudah bisa disalahgunakan oleh para hacker.

Ada hal penting yang perlu diketahui oleh investor saham lewat dunia maya, yakni dalam memilih broker atau perusahaan sekuritas yang memberikan fasilitas perdagangan "online" untuk nasabahnya.

Memilih broker ini sangat krusial sehingga para calon nasabah "online trading" harus hati-hati. Ada beberapa langkah yang perlu dilewati: mengumpulkan nama-nama broker dan memilih yang punya reputasi, tidak perlu yang paling besar. 

Langkah kedua adalah membandingkan setoran dana awal minimum yang dibutuhkan masing-masing broker. Perhatikan juga biaya yang akan dibebankan pada nasabah. 

Jangan lupa membandingkan tingkat kecepatan transaksi antarbroker. Bandingkan kelengkapan fitur "online trading" serta 

dukungan yang diberikan masing-masing broker. 

Pilihlah broker yang kantornya dekat dengan keberadaan anda. Kenalilah secara pribadi para staf pemasaran dan staf akun ("account officer") dalam perusahaan sekuritas yang akan anda jadikan mitra transakasi saham secara "online".

Tampaknya,kaum terpelajar dan berduit di tanah air perlu membaca buku ini agar tak gampang dicap sebagai "katrok" karena buta sama sekali tentang dunia jual-beli saham. Di negara-negara maju, ibu-ibu rumah tangga pun tak asing lagi dengan dunia jual-beli saham lewat dunia maya.