Presiden Ferrari Luca Cordero di Montezemolo langsung membanting pesawat televisinya setelah melihat Lewis Hamilton dari tim Mclaren saingannya memastikan diri sebagai juara. Massa memang menang di GP Brasil 2 November tersebut, tapi Hamilton yang hanya butuh menduduki posisi kelima ternyata memang benar-benar menduduki posisi tersebut!
"Saya memang menghancurkan televisi. Saya mengatakan yang sebenarnya," ungkap Montezemolo dalam sebuah event Ferrari di Mugello kemarin.
Sang bos berusia 61 tahun yang memiliki kekayaan bersih 400 juta Dolar AS atau sekitar 4,6 triliun itu melanjutkan, "Ketika pesawat televisi itu hancur, suaranya sangat keras. Anak perempuan saya yang berada di kamar lain sampai ketakutan. Untung saja, kami punya televisi lain, jadi saya tetap bisa menyaksikan seremoni podium."
Menurut pengusaha kelas kakap Italia yang juga ketua FIAT atau produsen mobil di negeri Pizza itu, baru kali ini terjadi dalam sejarahF1 seorang pemenang harus ditentukan di lap terakhir. Ini agak berbeda dari tahun lalu ketika dimenangi oleh Kimi Raikkonen, yang saat itu juga disebut-sebut sebagai keajaiban. "Ini keajaiban, yang biasanya cuma terjadi sekali. Saya bilang begitu karena tahun lalu juga ada keajaiban," ungkapnya.
Sumber : koran "Warta Kota" terbitan 11 November 2008
No comments:
Post a Comment